RSS

Cinta Rupa

Begitulah rupa telah membutakan jiwa...
Dia membuat mawar tak memiliki warnanya
Dia membuat melati tak lagi wangi
Dia membuat suara angin menjadi hening
Begitulah rupa yang mampu meracuni segala indra manusia

Cinta sebenarnya bukan soal rupa
karena itu akan memporak-porandakan akal dan jiwa

Cinta rupa bukanlah cinta
Karena Sang Maha Cinta-pun tak berupa
DIA-lah penguasa segala cinta
DIA-lah labuhan cinta dari segala cinta yang ada di dunia dan surga


Malang, 01-11-2013

Yang telah KAU janjikan

Yang tlah KAU janjikan

Dalam keheningan malam, hati ini bergumam
menggemakan harapan dalam kidung cinta yang dirindukan
aku merindu akan cinta yang KAU janjikan
aku sembilu mengharap cinta yang tak jua KAU pertemukan

Separuh malam adalah kado terindah yang kau janjikan
Aku merangkai harapan disana
membungkusnya dengan kerinduan
menghiasnya dengan pita ketulusan

Robby...
pertemukan kami dalam perjalanan yang telah kau tuliskan

Fajar di pantai itu

Kali ini tentang fajar...
semburat keemasan yang memanjakan mata
sapuan fajar yang membelai pantai dengan keindahan yang tak terbantahkan
ya... pantai bajul mati
dengan seribu keindahan
memebekukan setiap pandangan..
berhenti, terpukau oleh dirinya...

















Tentang aku yang jatuh cinta

Aku yang jatuh cinta..
pada barisan kata-katamu
dia seperti ilalang yang menari
diterpa angin hingga menyapu wajahku dengan lembutnya
katamu itu juga seperti embun yang membelai daun
seperti itu juga ia membelaiku

ini tentang cinta...
tentang aku yang jatuh cinta
jika mentari memiliki sinar untuk semesta,
maka aku juga punya sinar untuk semesta hatiku
iya, kaulah sinar itu
jika hujan tlah membuat bunga-bunga itu mekar di musim semi, maka kaupun juga tlah membuat hatiku ini mekar seelok musim semi itu,
sebab, kau selalu menghujaninya dengan tetesan katamu

pagi itu burungpun bernyanyi lagu cinta
rumput-rumput hijau itupun menarikan tarian cinta
dan katamupun merambat ditelingaku, membisikkan tentang cinta
apa bumi ini tlah berubah menjadi bumi cinta?
hingga semua yang kulihat hanyalah sosok cinta

sekali lagi, ini adalah tentang aku yang jatuh cinta
jika katamu adalah salju
maka aku tlah membeku karena setiap detik yang bergulir, kau selalu menebarkan salju  itu
bahkan jika katamu adalah bongkahan es batu..
kaki ku pun menjadi panas hingga melelah kala berdiri diatas bongkahan itu,
entah bagaimana panas dan dingin ini bisa menyatu..

semua ini tentang aku..
tentang aku yang jatuh cinta pada katamu...

tentang kepedihan

Tersenyum adalah caraku menutupi kepedihan ini
bernyanyi adalah caraku menutupi tangisan ini

jika dulu kau dan aku bagaikan tangkai dan kelopaknya,
kini kau dan aku bagai mawar dan tuannya
dimana, kau siap menancapkan durimu pada jari tuanmu

mungkin tangisan ini tak kau dengar
mungkin air mata ini tak kau lihat
karna mereka selalu mencoba bersembunyi..
kala melihatmu

jika dia adalah bahagiamu
maka tak apa...
biarkan aku disini sendiri yang merasakan pedih
jika mereka yang mampu melukis senyummu
maka tak apa...
biarkan aku disini yang menangis sendiri

akupun masih mampu tersenyum,
kala melihatmu bersanding bersamanya
meski senyumku, sendu

Kini diriku hidup dengan kemunafikan cinta
jika dulunya cinta adalah tentang kejujuran dan ketulusan
maka rasa itu kini tlah berubah menjadi kemunafikan
yang sewaktu-waktu dapat menjadikanku majnun

selamat kasihku..
kau telah berlabuh pada kesucian cinta..

selamat juga untukku, selamat juga wahai aku yang tlah menjadi majnunmu..
dan aku tlah terdampar pada pulau cinta yang penuh kemunafikan

malang, 24-10-2013

About Me

Foto Saya
Aulia
Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Dosen dan Guru di kediri
Lihat profil lengkapku

Klik Kanan